Wearable Device
Sony memutuskan untuk tidak menggunakan sistem operasi Android Wear yang diperkenalkan Google beberapa saat lalu pada perangkat smartwatch-nya.
Android Wear adalah sistem operasi Android yang dikembangkan Google untuk platform wearable gadget.
Sony akan tetap menggunakan platform SmartWatch buatan
mereka sendiri untuk produk-produk jam tangan pintarnya tersebut.
SmartWatch yang dikembangkan Sony sebenarnya juga berbasis Android.
Alasan Sony adalah, mereka telah berinvestasi cukup besar
mengembangkan sistem operasinya sendiri, dan tak ingin
menyia-nyiakannya.
Sony sendiri telah menjadi pemain wearable gadget sejak pertama kali konsep ini dimunculkan.
Saat ini, Sony mengklaim telah memiliki lebih dari 200 aplikasi di platform wearable.
Salah satu wearable gadget milik Sony yang mengundang banyak
perhatian adalah Sony SmartBand, gelang pintar yang bisa digunakan
untuk mencatat aktivitas keseharian penggunanya.
Diberitakan sebelumnya, Google membuat platform OS yang didesain untuk digunakan oleh para pengembang wearable gadget. SDK untuk perangkat wearable juga telah dibuat dan siap dirilis oleh Google.
Beberapa vendor besar yang memproduksi wearable gadget
beramai-ramai mengadopsi konsep yang ditawarkan Google ini.
Vendor-vendor tersebut antara lain HTC, Asus, dan Samsung. Sementara
Motorola dan LG menyatakan telah memiliki produk pertama mereka yang
mengususng Andorid Wear, yaitu Moto 360 dan LG G Watch.
Sumber:


