1. Sediakan
Alat Pemadam Api
Selalu
sediakan alat pemadam api portable. Kenapa alat pemadam api portable ? karena
alat pemadam api portable memiliki ukuran yang kecil dan tidak merepotkan jika
Anda harus membawanya setiap waktu di mobil
2. Letakkan
APAR di Tempat yang Mudah di Jangkau
Letakan Alat
Pemadam api pada tempat yang tepat dan mudah dijangkau. Biasanya alat pemadam
api portable di letakan pada bagian atas dekat pintu pengemudi agar saat
terjadi kebakaran Anda bisa cepat menggapainya.
3. Pemadam
Api Portable Tidak Dapat di Tes
Umumnya APAR
untuk mobil tidak dapat dites atau di coba terlebih dahulu, jadi alat pemadam
api portable merupakan alat pemadam api yang sekali pakai langsung habis dan
kemasannya dibuang.
4. Jauhkan
Alat Pemadam Api Portable dari Sinar Matahari
Tempatkan
alat pemadam api di tempat yang terhindar dari sinar matahari langsung karena
dapat menyebabkan pemuaian pada isi tabung alat pemadam api yang dapat
menyebabkan alat pemadam api tidak dapat berfungsi dengan baik saat di
pergunakan.
5.
Perhatikan Spesifikasi Dasar Alat Pemadam Api
Saat membeli
APAR, tanyakan pada penjual, tanggal produksinya. Anda harus ingat, bahwa isi tabung
pemadam yang kecil itu (sekitar 400gram) hanya dapat menyemprot kurang lebih 10
hingga 20 detik saja. Jadi pastikan menggunakan alat pemadam api itu dengan
benar.
6.
Pergunakan Alat Pemadam Api dengan Tepat dan Cepat
Arahkan semprotan langsung ke Pangkal Api, bukan ke
lidah apinya. Gerakkanlah alat pemadam api seperti menyapu untuk memutuskan /
mematikan sumber api. Jangan terlalu dekat dengan sumber api, tetapi juga
jangan terlalu jauh yang membuat semprotan menjadi tidak efektif.
7. Telepon Pemadam
Kebakaran Jika Api Tak Terkendali
Jika api
tidak dapat Anda padamkan dan semakin membesar, segera minta bantuan pemadam
kebakaran di nomor telepon 113 atau nomor telepon pemadam kebakaran sesuai suku
dinasnya


